Musrenbang Desa Loa Duri Ulu Serap Aspirasi Warga, Fokus pada Jalan dan Pemberdayaan

img

(Kegiatan Musrenbangdes di Desa Loa Duri Ulu/pic:ist)

POSKOTAKALTIMNEWS,KUKAR: Pemerintah Desa (Pemdes) Loa Duri Ulu, Kecamatan Loa Janan, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) pada Rabu (16/07/2025) di Balai Pertemuan Umum, Kantor Desa Loa Duri Ulu.

Agenda ini menjadi wadah resmi untuk menjaring berbagai usulan pembangunan dari masyarakat yang telah dihimpun sebelumnya melalui musyawarah tingkat RT dan dusun.

Saat dikonfirmasi awak media Kepala Desa Loa Duri Ulu, Muhammad Arsyad, menjelaskan bahwa usulan warga tahun ini masih didominasi oleh kebutuhan infrastruktur, khususnya rehabilitasi jalan di beberapa titik desa.

“Seperti biasa, hari ini kita membahas usulan-usulan yang kemarin sudah dimusyawarahkan melalui Musyawarah Desa, yang usulannya melalui RT/RW yang berada di dusun-dusun masing-masing,” ungkap Arsyad saat diwawancarai  via telpon.

Ia menyebutkan usulan terbanyak tetap pada pembangunan fisik. Namun juga muncul dari kelompok tani soal kesulitan pupuk. Dan tentu harapannya bisa Pemdes fasilitasi melalui BUMDes.

Selain itu, Arsyad mengungkapkan kelompok peternak juga mengusulkan pelatihan peningkatan kapasitas bagi para pemuda, sebagai bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat desa.

Arsyad mengatakan semua usulan tersebut, akan dipilah sesuai dengan kemampuan dan pagu anggaran desa yang tersedia.

“ Yang jelas kegiatan rutin sudah kita hitung berdasarkan pagu indikatif yang ada dengan anggaran tahun ini,” katanya.

“Karena anggaran 2026 belum diterbitkan, kita masih pakai acuan anggaran tahun ini dulu. Kegiatan-kegiatan rutin seperti beasiswa warga tidak mampu, bantuan disabilitas, BPNT, hingga program rehab rumah tetap kita lanjutkan di tahun depan,” tambahnya.

Sementara itu, satu usulan prioritas yang akan diajukan ke pemerintah kabupaten adalah perbaikan jalan di Dusun Masaping RT 11, tepatnya jalan di depan Jembatan Loa Hau.

“Anggarannya cukup besar, jadi harapannya ini bisa diakomodir oleh kabupaten,” terangnya.

Acara Musrenbangdes ini dihadiri oleh unsur RT, kepala dusun, tokoh masyarakat dan agama, lembaga desa seperti PKK, Karang Taruna, lembaga adat, gabungan kelompok tani, tokoh pendidikan, hingga perwakilan perusahaan mitra yang beroperasi di sekitar wilayah desa. (Adv/Tan)